Tuesday, December 18, 2018
Home / Radar Daerah / Radar Ngawi / Status Bengawan Solo Jadi Siaga 1, 4 Daerah Jatim Ini Perlu Waspada

Status Bengawan Solo Jadi Siaga 1, 4 Daerah Jatim Ini Perlu Waspada

Ketinggian air sungai Bengawan Solo di Ngawi berada dalam status siaga 1 dikarenakan telah mencapai 6,8 meter. Keterangan tersebut berdasar pernyataan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sumber Daya Air di wilayah Bengawan Solo, Ngawi Jawa Timur.

Andik, salah satu petugas dari UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Bengawan Solo di Ngawi mengatakan jika kondisi tersebut terjadi setelah hujan deras yang terjadi di wilayah Ponorogo, Madiun, Magetan dan Ngawi.

Kenaikan status tersebut lantaran ketinggian air semula yang hanya 2,4 meter sekarang jadi 6,8 meter.

Oleh sebab itulah BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) meminta sejumlah wilayah seperti hilir Jawa Timur yakni Bojonegoro, Lamongan, Tuban dan Gresik untuk waspada terhadap kemungkinan terjadinya luapan Bengawan Solo.

master tukang

Menanggapi hal tersebut Jayadi, Petugas Posko UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Bengawan Solo di Bojonegoro mengatakan jika ketinggian air di Bengawan Solo hilir Jawa Timur masih aman karena berada di bawah siaga banjir.

Namun kewaspadaan terhadap ancaman bencana banjir telah dilakukan dengan mempersiapkan sejumlah kebutuhan.

Hal tersebut tampak dari instruksi BPBD yang meminta desa / kelurahan untuk mengaktifkan para tim satgas penanggulangan bencana desa serta mempersiapkan dapur komunitas, tempat pengungsian dan lainnya.

 

Comments

comments

About Wulandari

Wulandari Adalah Kontributor Penulis di Radar Jatim. Radar jatim merupakan media berbagi informasi untuk tumbuh bersama kesadaran politik, ekonomi, dan budaya masyarakat Jawa Timur. Bagi para pelaku usaha kecil dan menengah ataupun komunitas bisa beriklan gratis tanpa biaya apapun. Silahkan buat review usaha anda sebanyak 200 kata atau lebih disertai foto dan alamat usaha lalu kirim ke pesan facebook kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *