Bisnis Jatim

Harga Kedelai Impor Terhitung Tinggi

thumb_image_66_kedelaiHarga kedelai kian naik lagi, harga kedelai impor pun hingga mencapai Rp9.200 perkilogram (Kg) membuat produsen tahu dan tempe makin kelimpungan. Mereka mendesak pemerintah untuk segera turun tangan. Jika memang tidak mudah untuk menstabilkan harga, mereka meminta pemerintah mampu mensubsidi kedelai, sehingga produsen bisa membelinya Rp7.000/Kg.

“Kalau pemerintah bisa mensubsidi minimal kami bisa beli Rp7.000/Kg itu sudah cukup,” kata Ketua paguyuban perajin tahu dan tempe Kelurahan Ledokkulon, Arifin.

Sebab, karena semakin meroketnya harga kedelai, para produsen semakin resah dan tidak bisa berbuat apa-apa kecuali berhenti berproduksi dan beralih ke pekerjaan lain. DenganĀ  harga kedelai seperti saat ini, mereka tidak bisa meraup untung, yang ada hutang mereka semakin menumpuk pada tengkulak kedelai.

“Hutangnya banyak jika terus produksi, padahal kalau jualan pun tidak bisa untung,” kata produsen tahu yang libur sementara, Wito.

master tukang

Mereka juga menagih janji Bupati Suyoto untuk memberikan bantuan berupa pinjaman kepada para produsen, karena selain kenaikan harga kedelai, mereka juga terkendala modal usaha.

“Dulu waktu mencalonkan Bupati sering kesini, mendata dan katanya mau dikasih solusi bantuan tapi sampai saat ini belum ada,” imbuh Wito. [zhu/lis]

Ilustrasi: ,net

Comments

comments

Tags

Radar Jatim - Berita Jatim

Radarjatim.com dikelola oleh komunitas Blogger Kecamatan Bangilan - Tuban. Berupaya menyajikan informasi Jawa Timur terkini, Berimbang, Kritis, dan Peduli. Untuk kontak kerjasama via email di [email protected]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker