Friday, July 31, 2015
Home / Radar Daerah / Radar Madura / Guru Palsukan Ijazah, Ini Tanggapan Dikbud Jatim

Guru Palsukan Ijazah, Ini Tanggapan Dikbud Jatim

brt218986941Surabaya – Guru palsukan Ijazah ini langsung ditanggapi Dikbud Jatim Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Jawa Timur, Harun menanggapi kasus dua guru asal Madura terkait pemalsuan ijazah sertifikasi Tunjangan Profesi Pendidik (TPP). Harun meminta, agar Dinas Pendidikan (Dispendik) kota setempat segera menindaklanjuti kasus tersebut.

“Kasus ini harus diusut. Karena telah melenceng dari fungsi pendidikan untuk mencerdaskan bangsa. Berarti tindakan pemalsuan tersebut, telah melanggar prinsip dasar pendidikan, yakni kejujuran, ketakwaan, dan berkarakter,” ungkap Harun saat ditemui di kantor Dikbud Jatim, Jumat (23/8/2013).

Ketika ditanya, sangsi apa yang patut diberikan kepada pelaku kasus seperti ini, sebagai Kadis ia mengatakan tak punya wewenang untuk andil dalam kasus tersebut. Sebab, yang patut memberikan sangsi adalah pihak sekolah yang bersangkutan serta Dispendik setempat.

“Jika memang terbukti bersalah, sangsi yang diberikan seharusnya berupa teguran lisan, tertulis, bahkan berupa pemecatan. Selain itu, bisa juga dilaporkan kepada kepolisian. Karena, sesuatu yang dianggap melanggar pasti Dispendik setempat yang memberikan kebijakan,” terangnya.

Sementara itu dirinya menilai, maraknya aksi pemalsuan ijazah seperti ini, disebabkan karena pelaku tidak memahami tujuan sertifikasi tersebut. “Sertifikasi itu bukan semata-mata untuk mendapatkan TPP, tetapi untuk meningkatkan kompetensi guru itu sendiri,” tutupnya.(beritajatim) [faf/but]

syarara rias pengantin gresik

Comments

comments

About Radar Jatim - Berita Jatim

Radarjatim.com dikelola oleh komunitas Blogger Kecamatan Bangilan - Tuban. Berupaya menyajikan informasi Jawa Timur terkini, Berimbang, Kritis, dan Peduli. Untuk kontak kerjasama via email di admin@radarjatim.com

Check Also

pencabulan3

KONTRAKTOR ASAL SAMPANG CABULI ANAK DIBAWAH UMUR

Kasus pencabulan dan asusila setiap hari bermunculan dimana mana diperkotaan maupun dipedesaan,Unit Perlindungan Perempuan dan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>